Beranda Olahraga KONI Berbagi Darah! Stok PMI Sering Kosong, Teuku Zulkarnain Kerahkan Pengurus & Pelatih Donor Darah
Olahraga

KONI Berbagi Darah! Stok PMI Sering Kosong, Teuku Zulkarnain Kerahkan Pengurus & Pelatih Donor Darah

BENGKULU, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan donor darah bagi jajaran pengurus dan pelatih, Selasa (27/10/2026). Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, mengatakan, […]

BENGKULU, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan donor darah bagi jajaran pengurus dan pelatih, Selasa (27/10/2026).

Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan di sela-sela monitoring kegiatan-kegiatan menuju Porprov.

Untuk layanan donor darah, KONI menggandeng langsung PMI Provinsi Bengkulu dengan pemandu dokter. Sedangkan untuk pemeriksaan kesehatan gratis, KONI bekerja sama dengan tim kesehatan dari Lovely.

Teuku menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan kesehatan seluruh elemen KONI.

“Jadi kita ingin semua pengurus, pelatih, atlet kita ini sehat. Jadi kalau di sini nanti ada yang kurang-kurang sehat, disuntik vitamin,” tegasnya.

Selain untuk kesehatan internal, donor darah ini juga sebagai bentuk kepedulian KONI terhadap masyarakat. Pasalnya stok darah di PMI Provinsi Bengkulu sering mengalami kekosongan.

“Ini kan PMI kan selalu butuh darah ya, masyarakat selalu kekurangan stok darah. Nah ini KONI berbagilah, berbagi menyumbangkan darahnya agar kemudian bisa membantu masyarakat Provinsi Bengkulu yang memang butuh darah,” ujarnya.

Teuku menambahkan, ini merupakan partisipasi KONI untuk membantu pemenuhan stok darah. “Ini salah satu partisipasinya untuk pemenuhan stok darah karena selalu sering kosong. Jadi KONI banyak ini tadi sudah menyumbangkan darah mudah-mudahan ini membantu untuk ketersediaan darah yang ada,” katanya.

Untuk peserta donor darah, mayoritas diikuti oleh pengurus dan pelatih. Atlet juga ada yang ikut, namun tidak banyak karena jadwal latihan yang padat.

“Ya atlet ada juga tadi, tapi kebanyakan pelatih dan pengurus karena atlet kan latihannya terjadwal setiap hari jadi tidak terganggu. Apalagi kalau dia menyumbang darah itu bisa jadi nanti mengganggu latihannya, ini kan perlu pemeriksaan lanjutan dan sebagainya. Tapi sementara yang banyak ini pelatih dan pengurus,” pungkasnya. (Jeger)

Sebelumnya

BRAVO! Cegah Narkoba, Kejari Bengkulu Tes Urine 134 Personel - Dari Jaksa Hingga Satpam Tak Luput!

Selanjutnya

Korupsi Pamsimas Mukomuko: 3 Terdakwa Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bravo News Online
Alaku
Alaku

You cannot copy content of this page